Ending Game Menyedihkan Yang Pernah Ada

Ending Game Menyedihkan Yang Pernah Ada

Ending Game Menyedihkan Yang Pernah Ada – Tidak peduli seberapa indahnya dunia game dibuat, story dalam video game tidak selalu indah. Bahkan dalam membuat sebuah story yang menarik, story tersebut harus mengandung suatu konflik tertentu dimana sering kali konflik yang ada di dalam story video game bisa dibuat semenyedihkan mungkin. Nah, di kesempatan kali ini kita sudah merangkum beberapa jenis game yang memiliki ending story yang terlihat menyedihkan dri berbagai game lainnya. Untuk itu berikut beberapa game dengan ending paling menyedihkan yang pernah ada.

Ending Game Menyedihkan Yang Pernah Ada

1. A Plague Tale Requiem

Pada game pertamanya yaitu A Plague Tale Innocence, kita diberikan story tentang seorang wanita muda yang berasal dari keluarga bangsawan Prancis dan dalam petualangannya untuk melindungi adiknya yang terkena penyakit misterius, dan ternyata adiknya tersebut membawa kutukan di dalam darahnya yang bisa membuatnya mengendalikan tikus dalam wabah yang sedang terjadi. Dalam game ini sendiri, ditunjukkan kalau ternyata wabah tersebut belum berakhir, wanita dan adiknya itupun terus berusaha mencari sejarah tentang kutukan tersebut namun pada akhirnya mereka baru tahu kalau satu-satunya cara untuk mengakhiri wabah ini adalah dengan mengorbankan adiknya di ending game. Yang membuat ending ini begitu menyedihkan ialah bagaimana series game ini mengangkat tema tentang trauma.

2. Layers of Fear

Di sepanjang game kita akan ditunjukkan proses dari pelukis ini yang berusaha membuat mahakarya terbaiknya. Tapi dalam prosesnya menemukan inspirasi dengan cara berkeliling rumah, kita akan menemukan masa lalu yang tragis dari pria ini, yang ternyata pelukis ini memiliki istri dan anak perempuan, tapi seperti pelukis hebat pada umumnya yang membutuhkan fokus tingkat tinggi, pelukis tersebut sering kali menelantarkan atau bahkan melakukan kekerasan pada istri dan anaknya. Pada akhirnya istri pelukis tersebut pun sampai bunuh diri dan anaknya diambil oleh panti asuhan. Selain itu pelukis tersebut juga pernah menggali kuburan istrinya dan mengambil beberapa bagian tubuhnya untuk dijadikan bahan dalam lukisan masterpiecenya, dan pada akhirnya game ini akan memberikan kita pilihan ending dimana akhir terburuknya diperlihatkan kalau mahakarya yang pelukis tersebut ingin buat adalah lukisan wajah istrinya, tapi wajahnya terlihat seperti mayat yang bagian-bagian tubuhnya sudah diambil.

3. Specs Ops The Line

Game ini bercerita tentang misi penyelamatan pasukan batalyon Amerika yang sebelumnya ditugaskan mengevakuasi warga di kota Dubai yang terkena badai pasir besar. Skuad Delta Force yang kita pimpin, percaya kalau salah satu pasukan masih selamat karena memang pemimpinnya masih bisa menghubungi karakter kita melalui radio. Tapi ternyata di ending gamenya ditunjukkan kalau pemimpin batalyon tersebut sudah lama mati. Yang membuat ending game tersebut terasa menyedihkan ialah bagaimana obsesi Martin memenuhi misinya sudah membuatnya berhalusinasi kalau pemimpin batalyon tersebut masih hidup. Masalahnya obsesi tersebut juga sudah mengacaukan moral dari Martin karena di sepanjang game kita sudah melihat kalau kedatangan Martin dan skuadnya ke kota ini justru malah membawa bencana. Contohnya seperti saat mereka tidak sengaja menembakkan senjata ke dalam kamp pengungsian dan akhirnya membunuh semua warga Dubai yang ada di dalamnya. Namun di akhir game kita baru tahu kalau usaha mereka ternyata sia-sia.

Dan itulah beberapa contoh ending game yang paling menyedihkan yang pernnah ada. Menurut kalian ending game manakah yang paling menyedihkan dari beberapa ending tersebut?

Author: nicho